Terbelalak Melihat Pesona Curug Cikondang Cianjur

Terbelalak Melihat Pesona Curug Cikondang Cianjur

 

curug cikondang

CURUG CIKONDANG CIANJUR

 

Cianjur bukan saja terkenal dengan beras pulennya, tetapi kota yang mempunyai slogan “Cianjur Jago” ini memiliki tempat-tempat wisata yang sangat indah, diantaranya Curug Cikondang, yang terletak di Desa Sukadan, Kecamatan Campaka – Kabupaten Cianjur.
Curug atau air terjun Cikondang ini memilik tinggi 50 meter dan lebar 30 meter.

Bukan karena kondang atau terkenal air terjun ini dinamakan Curug Kondang. Namun ini diambil dari nama sebuah pohon, yang disebut dengan pohon loa. Kondang adalah nama sejenis pohon loa, yang mempunyai tinggi 40 meter dan diameter 40 cm yang banyak tumbuh di hutan-hutan di Asia Tenggara, termsuk di Cianjur.

Pohon loa tumbuh disekitar situs purbakala gunung padang, yang beberapa tahun sebelum artikel, sempat menjadi perbincangan hangat di media elektronik termasuk televisi.

Curug adalah Bahasa Sunda, yang artinya air terjun. Semua air terjun yang ada di tanah Pasundan dinamai curug oleh orang Sunda. Seperi curug Bidadari, curug Putri Kencana, curug Ciwedeuy, curug love, curug ciputr, curug ciherang, curug leuwi cibaliung, dan masih ada beberapa. Yang akan saya infokan kemolekannya pada tulisan pada tulisan saya yang lain.

Jalur Menuju Curug Cikondang.

Akses menuju air terjun ini sangat mudah. Apabila kita dari arah Jakarta. Masuk ke Tol Jagorawi (Jakarta – Bogor- Ciawi). Keluar Tol Ciawi,. Jangan lupa membawa E-Tol. Kemudian belok kiri kearah Puncak. Teruskan perjalanan Anda sampai ke kota Cianjur.

Setelah Anda menjumpai perempatan, dimana di tengahnya terdapat bundaran, dimana di tengahnya ada bangunan dan disisinya ada tulisan -Lampu Gentur-, beloklah kearah kanan. Selanutnya lurus saja lewat Jl. Abdulah Syaei. Melewati Polres Cianjur. Setelah sampai pertigaan, perjalanan bisa dilanjutkan dengan belok kiri atau lurus.

Lampu Gentur Cianjur

LAMPU GENTUR

 

Pertigaan disini ditandai dengan adanya bangunan segitiga di tengah pertigaan. Dan bagunan segitiga ini terdapat tulisan yang berbunyi Cianjur Jago dan Pandanwangi. Ini adalah salah satu dari slogan kota Cianjur. Mengapa demikian ?
Cianjur dikenal denga nasal dari ayam pelung, yaitu ayam jago yang bisa berkokok dengan durasi agak Panjang. Salah satu lokasi penjualan ayam pelung berada di daerah Cugenang Cianjur.

Jika belok kiri akan melewati daerah Pasir Hayam dan sampai perempatan terminal Jebrot. Setelah itu belok kanan dan akan menuju Cibeber
Tapi saya sarankan lurus saja. Lanjutkan sampai daerah Warungkondang. Dengan demikian, setelah Anda sampai di pertigaan yang ada bangunan segitiga di tengahnya dan ada tulisan Cianjur Jago, ambil jalan lurus.

Saat berada di pertigaan ini pengendara harus extra waspada karena lalu lintasnya padat dari pagisampai malam hari.Tidak ada traffic light tau bapak Polisi yang membantu mengatur.Disini merupakan jalur lintas, dari dan ke Sukabumi, dari dan ke Bandung, dari dan ke Jakarta, sehingg semua jenis kendaraan melintas.

Setelah ketemu perempatan Warungkondang, belok kiri. Melalui jalan yang jalannya dibeton alias bukan diaspal. Kalau sudah ketemu pertigaan, beloklah kekanan. Nama daerah ini dinamakan Cilaku. Sedangkan nama jalan adalah Jl. Raya Cibeber.

Setelah beberapa menit melewati Cilaku atau Jalan Raya Cibeber, maka Anda akan sampai di daerah pasar Cibeber. Di Cibeber ini ada perempatan. Jika ke kiri akan menuju Cibarebeg. Arah kanan ke alun-alun. Sedangkan kalau jalan lurus akan meluncur kearah Sukanagara, melewati tempat wisata Gobang Green Pinus, Curung Cikondang.

Apabila Anda punya banyak waktu, kalau bisa mampir ke pasar Cibeber. Jika musim maka Anda bisa beli buah Trubus dan dimasak sayur besa, yang merupakan resep masakan orang Betawi atau bisa ditumis,kemudian ditambah, tempe goreng dan daging sapi atau ayam.

Kurang lebih lima kilometer dari Cibeber sampai ke tempat wisata Gobang Green Pinus Park. Adanya disebelah kanan. Lanjutkan perjalanan. Kira-kira setelah tiga kilometer akan bertemu dengan pertigaan yang ada di sebelah kanan. Masuklah. Anda akan disugihi kembali dengan jalan yang berkelok-kelok, diselingi oleh kebun teh, baik disebelah kiri maupun kanan.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu jam, Anda akan sampai di tempat rekreasi yang banyak dikunjungi masyarakat, baik di hari-hari kerja maupun hari libur. Akses menuju Curug Cioknang hanya bsa ditempuh dengan kendaraan roda dua atau roda empa, milik pribadi atau sewa, karena belum ada angkutan umum.

Ada dua tempat parkir disini. Anda akan diarahkan oleh petugas untuk parkir. Tarif parkir Rp. 10.000,- (sepuluh ribu rupiah), sehari penuh. Tergolong murah. Sedangkan tiket masuk sebesar Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah) per orang.

Persiapan Mengunjungi Curug Cikondang.

Momen yang agak merepotkan ketika kita wisata atau rekreasi membawa anak-anak, misalnya mereka ingin buang air. Tapi tidak usah khawatir, karena tersedia toilet. Jika kita terpaksa menggunakannya akan dkenakan tarif Rp. 2.000,- per orang. Dan toiletnya bersih.

Demikian juga kalau anak minta makanan atau jajan. Di tempat wisata yang menyajikan air terjun indah ini ada beberapa warung yang menyediakan aneka makanan dan minman Dan agar lebih murah dan sehat disarankan membawa bekal makanan dan minuman dari rumah, kemudian di makan di atas tikar. Untuk itu bawalah tikar.

Jika Anda berkunjung di musim kemarau. Sebaiknya memang demikian, makan pakailah topi atau bawa payung untuk berlindung dari sengatan matahari. Dan sedikit saya berikan saran, jika Anda berfoto-foto jangan berada di tempat yang teduh, karena hasilnya akan kurang bagus. Bisa-bisa wajah Anda tidak terlihat.

Boleh berkorban sebentar, untuk berfoto atau selfie dibawah sinar matahari atau maksud saya berfoto di tempat terbuka, maka hasil fotonya akan lebih bagus. Hasil foto itu terkait dengan tustel, kamera hp, sudut pengambilan gambar (angel) dan pencahayaan.

Segera ajak keluarga, tetangga, teman karib, teman kantor, tempat grup untuk segera berwisata di daerah lumbung beras Cianjur Jawa Barat, khususnya di Curung Cikondang. Dijamin tidak akan mengecewakan.

Bagikan:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply