Restoran Rumah Cikunir Menggali Masa Lalu

Restoran Rumah Cikunir Menggali Masa Lalu

Restoran Rumah Cikunir

Restoran Rumah Cikunir


Rumah Cikunir sesungguhnya adalah sebuah restorant atau rumah makan. Namun ada yang membedakan dengan restorant-restorant pada umumnya. Perbedaannya terletak pada penyediaan spot-spot foto.
Spot-spot foto yang dimaksud adalah dipajangnya barang-barang kuno, baik dari alat-alat memasak, alat minum dan alat makan. Ditampilkan juga kursi-kursi kuno, alat musik jaman dulu, keramik-keramik, sepeda angin lama, vespa lama, becak, bahkan ada juga bajaj.

Yang menjadi perhatian lebih saya, yaitu adanya lumpang (alat tumbuh padi) yang sudah lama dipakai. Ada juga Dulang, alat menanak nasi jaman old. Tetapi mertua saya yang orang Sunda dan tinggal di Cianjur masih menggunakan alat ini sampai sekarang.

Untuk ambil bisa menggunakan jasa fotographer yang disediakan restorant Rumah Cikunir dengan biaya Rp. 250.000. Dapat 35 (tiga puluh lima) hasil atau jepretan. Hasil foto akan dikirim melalui whatsapp. Atau bisa dengan selfie atau swafoto. Atau pengunjung bergantian saling mengambil foto dengan teman, saudara atau rombongan.
Untuk kegiatan foto, bisa dilakukan sebelum atau setelah makan. Tetapi menurut saya, lebih baik dilakukan sebelum makan. Setelah beraktivitas ambil foto biasanya badan akan sedikit lelah atau capek dan haus. Maka obatnya adalah makan dan minum.

Sedangkan untuk makan, ada paket untuk 2 orang, dengan tarif Rp. 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah). Jika menu masakan yang disajikan tidak habis dimakan, sisanya bisa dibungkus dibawa pulang, untuk diberikan ke asisten rumah tangga.

Saat saya berkunjung untuk makan siang, menu yang disajikan berupa ikan gurame goreng, bakwan jagung, tempe geprek, tumis limpa, sayur matang dan tidak ketinggalan sambal. Ikan gurame goreng, kesukaan saya dan istri, sehingga menu satwa air ini ludes dimakan.

Restoran Rumah Cikunir

Restoran Rumah Cikunir

Karena disibukkan dengan pengambilan foto, dan sedikt Lelah, saya lupa mau bertanya-tanya tentang menu-menu yang disediakan. Di meja makan tidak ada brosur yang menampilkan menu dan tarifnya.
Letak Dari Restorant Rumah Cikunir.

Letak Dari Resotora Rumah Cikunir.

Apabila kita menuju suatu tempat, maka yang terpikirkan pertama adalah mencari informasi, bertanya-tanya dimana letak dari tempat tujuan tersebut. Restorant Rumah Cikunir berada di Jalan Puncak, Cikunir, Bekasi Selatan – Bekasi, Jawa Barat.

Dengan demikian tempat makan ini lebih mudah dijangkau oleh warga yang tinggal di kota Bekasi dan kota Jakarta Timur. Perlu diketahui bahwa Jakarta Timur berbatasan dengan Bekasi. Lokasi ini bisa ditempuh melalui jalur Kalimalang dari arah Metropolitan Mall. Dari arah utara menuju selatan. Lewati perempatan Perumahan Taman Galaxy.
Setelah ketemu perumahan tersebut, tetap ambil lurus ke selatan. Kira-kira 200 meter dari perempatan ini ada pool dari sebuah perusahaan taxi, Blue Bird, yang berada di sebelah kiri jalan. Lebih kurang 50 meter dari pool ini ada sebuah jalan, dan masuklah ke jalan ini. Restoran berada disebelah kanan.

Bila para pengunjung dari Cawang, Cipinang, Pondok Kelapa atau dari arah selatan, susuri saja jalur Kalimalang, menuju arah utara. Dengan demikian, setelah ketemu perempatan Perumahan Taman Galaxy, silahkan putar arah atau putar balik. Letak restorant seperti yang saya jelaskan sebelumnya.

Kadang pengunjung dituntut untuk bersabar, karena sering jalan Kalimalang mengalami kemacetan. Dan kemacetan ini tidak bisa diprediksi, apakah hari kerja atau hari libur. Bisa karena kendaraan memang banyak yang melintas atau merupakan imbas kemacetan dari jalan yang lain. Bisa juga karena jalan rusak, sehingga setiap kendaraan harus mengurangi kecepatan.

Ada catatan dari saya untuk rumah makan Rumah Cikunir ini. Yaitu, tidak ada tempat parkir di dalam pagar, sehingga mobil-mobil pengunjung terpaksa diparkir luar restorant. Parkir di jalan dan tidak ada tukang parkir atau juru parkir, sehingga factor keamanan agak terabaikan.

Kondisi Jalan Puncak, tempat di restorant ini berada, relative kecil lebarnya, ssehingga bila ada rombongan berkunjung dan naik bus, mungkin agak sulit parkir. Kalau dipaksakan mungkin roda empat sebesar Metromini bisa parkir, walaupun dengan maneuver yang agak sulit.

Walaupun demikian, kunjungan untuk makan di restorant dengan konsep rumah tempo dulu ini, perlu dicoba, sebagai pengalaman hidup dan berbagi pengalaman ke saudara, tetangga atau teman.
Selamat mencoba.

Bagikan:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply