Penetasan Penyu Di Pantai Pangumbahan Sukabumi Menarik Di Kunjungi

Para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara memilih wisata ke pantai. Ada yang hanya sekedar jalan-jalan di pasir pantai dan menyaksikan matahari terbenam, dan sebagian yang lain akan mencari pantai yang beromabak besar, tentu saja untuk kegiatan surfing atau berselancar.

Sebelum bercerita tentang pantai Pangumbahan, saya ceritakan dahulu mengenai pantai Ujung Genteng. Pantai ini terletak di desa Gunung Batu, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Pantai Ujung Genteng

 

Seperti diketahui, tempat surfing di Indonesia yang menjadi favorit untuk surfing salah satunya adalah pantai  pulau Mentawai. Tempat lain, pantai-pantai di Uluwatu Bali, pantai di kota Waikabubak Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur.

Jarak Jakarta ke Pantai Ujung Genteng, kurang lebih berjarak 200 Km. Bila berangkat dari Jakarta jam 23.30 malam hari, akan sampai jam 08.00 esok harinya. Sehingga perjalanan memakan waktu sekitar delapan jam. Dengan rute, Jakarta –Ciawi – Cicurug – Cibadak – Pelabuahn Ratu – Cikembar – Jampang Kulon – Surade – Ujung Genteng. Ini perjalanan malam hari untuk menghindari kemacetan dan merupakan pengalaman pribadi perjalanan saya sendiri. Dan tentu saja sangat melelahkan. Namun kepenatan ini akan terobati dengan melihat keindahan pantai Ujung Genteng.

Foto Pemandangan Pantai Ujung Genteng.

Ombak di pantai Ujung Genteng tidak tinggi, sehingga para wisatawan bisa bermain-main dengan ombak tersebut, atau berenang dengan tetap waspada dengan datangnya ombak besar. Karena kadang-kadang alam berbuat di luar perkiraan. Untuk mendukung pernyataan saya, bahwa ombaknya tidak terlalu tinggi, karena saya melihat setiap hari beberapa orang memancing di pantai tersebut. Apabila beruntung para pelancong bisa menyaksikan matahari terbenam, dengan syarat cuaca mendukung. Cerah, tidak hujan, tidak ada mendung dan tidak ada awan.

Bukan hanya itu, jika Anda ingin memanjakan lidah, di titik-titik tertentu atau restorant di pantai Ujung Genteng,  para pelancong bisa menikamati menu ikan, dengan digoreng atau dibakar. Saya usulkan pilih ikan bakar. Dan yang pasti tersedia yakni ikan gurame. Makan menghadap ke pantai,sambil  melihat ombak dan aktivitas lain di laut. Tetapi tidak bisa melihat orang yang beraktivitas surfing, karena ombak di pantai ini tidak terlalu tinggi.

Ikan Gurame Bakar

 

Bagaimana dengan pantai Pangumbahan? Seperti yang dilansir laman, goodnewsfromindonesia.id,  pantai Pangumbahan yang terletak di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi ini memiliki garis pantai sepanjang 2,3 kilometer dengan lebar pantai rata-rata sepanjang 20 hingga 30 meter (Agus, 2012).

Selepas pantai yang landai, ada sebuah palung yang dalam yang berada tepat di depan bibir pantai. Kondisi morfologi pantai tersebut menyebabkan ombak di pantai ini memiliki gelombang yang tinggi. Tinggi gelombang di bibir pantai dapat mencapai hingga tiga meter dan bergulung dengan frekuensi yang dekat.

Turis asing dari berbagai negara sering mengunjungi tempat ini untuk berselancar. Tempat yang sepi, air laut yang hangat, tidak diramaikan oleh pedagang, relatif bersih dari sampah, aman dari hiu, dan pecah gelombang yang tinggi. Ini adalah tujuan wisata favorit bagi para peselancar. Di tempat ini, kita bisa berselancar dengan tenang sepanjang hari, jauh dari hingar bingar dan kepenatan. Sementara malam harinya berkemah di alam terbuka dan menikmati fenomena penyu yang langka.

Disamping kegiatan diatas, pantai Pangumbahan adalah tempat penyu hijau mendarat, bertelur dan kembali ke laut. Namun untuk penetasannya dilakukan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan, dengan istilah semi alami. Telur-telur itu dipendam dalam tanah dan diberi tanda. Di dalamnya berisi antara 25 sampai 60 telur.

Tempat penyu bertelur

Koordinasi dengan petugas, para wisatawan bisa menyaksikan penyu-penyu datang mendarat untuk bertelur, dengan syarat tidak boleh berisik, tidak boleh  menyalkan cahaya baik dari senter, handphone, maupun menyalakan rokok. Bila penyu melihat ini semua para penyu akan balik kanan kembali kelaut, alias membatalkan pendaratannya. Disampung itu Anda dan keluarga bisa ikut melepaskan bayi-bayi penyu ke laut lepas.

Perjalanan Anda, tidak akan komplit bila tidak sekaligus menuju ke pantai Cibuaya. Pantai ini tidak jauh dari pantai Pangumbahan. Ombak di pantai ini juga tidak besar, sehingga bisa dijadikan tempat untuk bermain pasir dan berenang. Bila berkunjung ke pantai Cibuaya, jangan sendirian, hendaknya bersama  keluarga, bersama pasangan, istri-suami atau pasar dan diabadikan dengan foto bersama agar dapat menciptakan kesan seumur hidup.

Pantai Cibuaya

Foto-foto liburan ke pantai Ujung Genteng, pantai Pangumbahan dan pantai Cibuaya jika Anda upload di media sosial, seperti facebook, instagram dan lain-lain akan mengundang decak kagum bagi yang melihatnya, dan giliran mereka untuk ingin merencanakaan mengunjungi tempat yang menawarkan keindahan, kenikmatan, kehangatan, dan kemesraan.

Pantai Ujung Genteng, Pantai Pangumbahan dan Pantai Cibuaya jaraknya berdekatan. Saran saya, jadikan satu paket untuk mengisi liburan Anda dan keluarga, untuk menghemat waktu dan biaya.

Semoga tulisan ini, yang merupakan pengalaman pribadi saya, bermanfaat. Terima kasih.

Bagikan: