Asal Dari Munculnya Kata-kata Mutiara

Asal Dari Munculnya Kata-kata Mutiara

Kami akan menerangkan asal-usul munculnya Kata-kata Mutiara. Namun, sebelumnya akan kami terangkan arti dari Kata Mutiara terlebih dahulu. Kata-kata Mutiara adalah sebuah istilah yang terdiri dari dua penggabungan kata, yakni kata dan mutiara.

 

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Mutiara adalah suatu benda keras yang diproduksi di dalam jaringan lunak (khususnya mantel) dari moluska hidup. Sama seperti cangkangnya, mutiara terdiri dari kalsium karbonat dalam bentuk kristal yang telah disimpan dalam lapisan-lapisan konsentris. Mutiara yang ideal adalah yang berbentuk sempurna bulat dan halus, tetapi ada juga berbagai macam bentuk lain. Mutiara alami berkualitas terbaik telah sangat dihargai sebagai batu permata dan objek keindahan selama berabad-abad, dan oleh karena itu, kata “mutiara” telah menjadi metafora untuk sesuatu yang sangat langka, baik, mengagumkan, dan berharga.

Kata-kata Mutiara Cinta

Sedangkan menurut Wikipedia, Kata atau ayat adalah suatu unit dari suatu bahasa yang mengandung arti dan terdiri dari satu atau lebih morfem. Umumnya kata terdiri dari satu akar kata tanpa atau dengan beberapa afiks. Gabungan kata-kata dapat membentuk frasaklausa, atau kalimat.

 

Bila digabungkan, Kata-kata Mutiara berarti sekumpulan kata yang memiliki arti dan  makna yang tersembunyi namun indah di hati dan menyejukkan suasana batin. Namanya juga mutiara maka filosofinya adalah suatu benda yang harganya sangat bernilai tinggi. Sehingga, jika dihubungkan dengan kalimat atau sekumpulan kata mutiara, maka kata-kata tersebut adalah kata yang memiliki penjiwaan yang sangat mendalam dimana jika seseorang mendengar dan membaca kata tersebut maka hatinya akan tergugah dan termotivasi untuk melakukan hal yang sifatnya positif untuk perubahan terhadap dirinya maupun untuk orang lain.

 

Dalam dunia penulisan, kata mutiara, ada yang menulis, kata muiara, ada juga dengan penulisan, kata-kata mutiara. Ada beberapa kata-kata mutiara, diantaranya, kata-kata mutiara cinta, kata-kata mutiara untuk sahabat, kata-kata mutiara lucu, kata-kata mutiara islam.

 

Hampir semua kata Kata-kata Mutiara itu dibuat berdasarkan pengalaman manusia ribuan tahun yang lalu dan ini memang terbukti kebenarannya. Selain dari pengalaman, biasanya Kata-kata Mutiara juga dibuat oleh orang-orang bijaksana sehingga bisa diterima oleh masyarakat luas.

Bila Anda membaca dan memperhatikan berbagai kitab suci, di dalamnya jelas mengandung banyak sekali unsur-unsur kiasan yang pada hakikatnya bisa dimasukkan sebagai Kata-kata  Mutiara. Kata-kata Mutiara yang pendek biasanya mudah dipahami, diingat, dan dihayati.

 

Banyak orang yang menuliskan di buku hariannya, sehingga ia selalu bisa membawanya kemana-mana dan bisa membacanya kembali kapan saja. Bahkan di, papan pengumuman pada sebuah perusahaan pun sering ditemukan memasang kata kata mutiara yang diganti setiap pekannya agar bisa menjadi penyemangat karyawan.

 

Berikut ini kami akan memberikan contoh para tokoh yang pernah hidup di masa lalu, yang kata-katanya masih hidup dan dikenang hingga kini. Apa yang mereka ucapkan adalah cerminan luas dan begitu dalamnya kebijaksanaan mereka dalam menyikapi sesuatu, di antaranya:

 

Muhammad SAW: “Tindakan apa yang paling baik? Dengan menggembirakan hati manusia, memberi makan orang yang lapar, membantu para korban, meringankan kesedihan yang sedih, dan menghilangkan penderitaan yang terluka.”

 

Abraham Lincoln: “Anda tidak akan mampu membangun sebuah karakter dan keberaniaan seseorang dengan merampas inisiatif dan kebebasannya.”

Albert Einstein: “Jika Anda tidak dapat menjelaskan suatu hal secara sederhana, itu artinya Anda belum cukup paham.”

 

Arnold Schwrzenegger: “Kekuatan bukan berasal dari kemenangan. Perjuangan adalah yang melahirkan kekuatan. Ketika Anda menghadapi kesulitan dan tak menyerah, itulah kekuatan.”

 

Benyamin Franklin: “Kepuasan membuat orang-orang miskin menjadi kaya; ketidakpuasan membuat orang-orang kaya menjadi miskin.”

 

Heraclitus: “Tidak ada yang permanen, kecuali perubahan.”

 

Leonardo da Vinci: “Belajar tidak pernah menghabiskan pikiran.”

 

Satchel Paige: “Bekerjalah seperti Anda tidak membutuhkan uang. Mencintailah seperti Anda tidak pernah tersakiti. Menarilah seolah olah tidak ada yang melihat.”

 

Michael Korda: “Penting untuk membiasakan keberhasilan. Cara termudah untuk memulainya adalah berhasil dalam suatu hal, sekecil apapun, setiap hari, perlahan namun pasti perbesar tingkatan ambisi dan keberhasilan anda.”

 

Henry Ford: “Kalau ada satu rahasia sebuah kesuksesan, pada dasarnya adalah kemampuan untuk memahami pandangan orang lain dan melihat segala sesuatu dari sudut pandang dia sebaik yang Anda miliki.”

 

William Asler: “Persiapan yang terbaik untuk hari esok adalah melakukan pekerjaan hari ini dengan sangat baik.”

 

J.W.Longefellow: “Kemasyhuran yang telah dicapai dan dimiliki oleh orang-orang hebat tidaklah diraih dalam hentakan yang seketika. Mereka bekerja keras meraihnya saat rekanrekan mereka tidur di malam hari.”

 

Zig Ziglar: “Anda memiliki kualifikasi seorang pemimpi jika tidak mempunyai tujuan-tujuan di tiap keseharian hidup anda.”

 

Andrew Carnegie: “Orang sukses adalah mereka yang memiliki satu jalur bidang, lalu menekuninya sekuat tenaga.”

 

Tolkien: “Suatu pekerjaan yang paling tak kunjung bisa diselesaikan adalah pekerjaan yang tidak kunjung pernah dimulai,”

 

Leonardo Da Vinci: “Waktu akan selalu tersedia bagi mereka yang mau memanfaatkannya.”

 

Simone De Beauvoir: “Ubahlah hidup anda hari ini, jangan pernah bertaruh untuk masa depan. Bersaksilah sekarang, tanpa menunda-nunda.”

 

Ray Kroc: “Keberuntungan adalah dividen dari cucuran keringat kerja keras. Semakin anda berkeringan karena kerja keras, anda akan semakin beruntung.”

 

Epictetu: “Pertama-tama, katakanlah pada dirimu apa yang akan kau raih, lalu lakukanlah apa yang perlu kau lakukan.”

 

Oprah Winfrey: “Melakukan yang terbaik pada saat ini akan menempatkan anda ke tempat terbaik pada saat berikutnya.”

 

Napoleon Hill: “Jika Anda tidak dapat melakukan hal yang besar, lakukanlah hal-hal kecil dengan cara yang hebat.”

 

Soekarno: “Laki-laki dan perempuan adalah seperti dua sayap dari seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; Jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.”

 

Nyi Ageng Serang: “Untuk keamanan dan kesentuasaan jiwa, kita harus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, orang yang mendekatkan diri kepada Tuhan tidak akan terperosok hidupnya, dan tidak akan takut menghadapi cobaan hidup, karena Tuhan akan selalu menuntun dan melimpahkan anugerah yang tidak ternilai harganya.”

 

Jenderal Sudirman: “Tempat saya yang terbaik adalah di tengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan . met of zonder pemerintah, TNI akan berjuang terus”.

 

Moh Yamin: “Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri”.

Supriyadi: “Kita yang berjuang jangan sekali-kali mengharapkan pangkat, kedudukan ataupun gaji yang tinggi”.

 

Bung Tomo: “Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah, yang dapat membikin secarik kain putih, merah dan putih, maka selama itu kita tidak akan mau menyerah kepada siapapun juga.”

 

Hellen Keller: “Pengetahuan adalah cinta, cahaya dan visi,”

 

Luciano De Crescenzo: “Kita, tiap-tiap kita adalah malaikat dengan satu sayap, dan kita hanya mampu terbang jika saling memberikan pelukan.”

 

George Adam: “Ada saat-saat istimewa dalam kehidupan kita dan sebagian besar datang melalui dorongan orang lain.”

 

Kahlil Gibran: “Ketika engkau mencintai-Nya, engkau tidak harus berkata “Tuhan ada di hatiku”, namun berkatalah, “aku berada di hati Tuhan.”

 

Angeina Jolie: “Cinta itu bukanlah berusaha menemukan sosok pasangan sempurna, namun belajar melihat ketidak sempurnaan pasangan kita dengan sempurna.”

 

Ernest Renan: “Manusia menggangap suci apa yang dia yakini, seperti menganggap indah apa yang dia cintai.”

 

Julia Roberta: “Cinta sejati tidak datang dari luar diri anda, namun dia harus terbentuk dari dalam diri anda.”

 

Bunda Teresa: “Setiap kita tersenyum kepada seorang, tindakan tersebut merupakan perwujudan kasih, anugerah bagi orang itu, dan sesuatu yang sangat indah.”

 

Bagikan:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply